BAHAGIAKAH

Posted: Desember 1, 2010 in Uncategorized

Apakah saya bahagia?. Dalam hati yang paling dalam saya sendiri jujur bingung untuk menjawab pertanyaan tersebut, tentang bagaimana konsep bahagia itu?. Ada yang bilang kebahagiaan itu dari berasal dari hati!!. Ada juga yang berpendapat bahwa bahagia itu dapat dibeli?. Atau bahkan ada juga yang bilang bahwa bahagia itu untuk dirasakan bukan untuk dikonsep?!. Ah makin bingung saja saya mengenai BAHAGIA itu?.

Apakah bahagia itu?. Apakah disaat kita bergelimangan harta sedangkan orang lain kesusahan?. Apakah disaat kita sehat sedangkan yang lain sakit tak berkesudahan?. Apakah disaat kita berhasil sementara orang lain berkesulitan? Bukankah contoh diatas berarti kita bersenang-senang diatas penderitaan orang lain??.

Baru-baru ini beberapa orang saudara-saudara saya, menyatakan bahwa mereka bahagia ketika mereka lulus SNMPTN dan masuk keperguruan tinggi yang mereka cita-citakan. Dalam hati saya berpikir, apakah ini kebahagiaan itu?. Ketika kita lulus ujian, seperti halnya kita SD ikut General Test kemudian masuk SMP pilihan kita. Kemudian SMP hingga SMA, dan sampai ke jenjang perguruan tinggi. Atau mungkin lulus ketika test mencari pekerjaan nanti. Lantas bagaimana dengan proses setelah test itu kita lewati?. Apakah kita selalu bahagia ketika kita berada di jenjang SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi, hingga dunia kerja nanti?. Akan tetapi sepertinya kenyataan tidak menunjukkan seperti itu?. Sekali lagi, apakah ini bahagia itu?. Kebahagiaan yang sesaat (atau mungkin sesat kali ya) temporer, seperti halnya kita minum dan makan, ketika kita haus dan lapar lalu berulang dan terus berulang lagi !

Ada sebuah istilah didalam dunia perfilman yaitu Happy Ending (Akhir Yang Bahagia). Tetapi sekali lagi, entah mengapa saya sedikit tergelitik mendengar istilah tersebut. Apakah bahagia itu selalu datangnya disaat-saat terakhir?. Dalam hati apakah bahagia itu seperti pahlawan-pahlawan didalam film action heroes?. Yang mereka selalu datang terlambat!!. Kalau seperti itu, bisa jadi kita bahagia nanti pada saat kita sudah menjadi kakek atau nenek (Kalau umur kita panjang tentunya). Lantas bagaimana kita menikmati kebahagiaan itu. Kalau ternyata umur kita tinggal sedikit lagi untuk menikmati hal tersebut.

Ada juga istilah senang. Entah apakah sama antara senang dan bahagia itu?. Kalau kita perhatikan ucapan dalam sebuah pesta pernikahan. Hampir rata-rata tertulis dikartu ucapan tersebut adalah sebuah kalimat SELAMAT BERBAHAGIA. Coba kita ganti dengan istilah senang, menjadi SELAMAT BERSENANG-SENANG. Mungkin anda akan tertawa sedikit atau minimal tersenyum manis membaca ucapan tersebut. Walaupun tidak ada yang salah dengan ucapan tersebut. Karena memang sepasang pengantin tersebut mereka akan “Bersenang-senang”. [^_^]

Seketika saya ingat sebuah ucapan dari seorang filsuf atau sufi Imam Al Ghazali, mengenai kebahagiaan. Beliau mengatakan bahwa Bahagia itu ketika kita sudah ditingkat Ma’rifatullah (Mengenal Allah). Seperti halnya rakyat kecil yang berkenalan dengan pengusaha, presiden atau jabatan-jabatan yang dianggap tinggi.

Ketika kita telah melewati tahap Syariah, Thoriqoh, dan Haqiqoh hingga Ma’rifah. Maka kita akan menerima segala sesuatu yang telah diberikan oleh Allah SWT dengan lapang dada. Karena memang hidup ini permasalahan (penuh ujian) yang tidak akan pernah berhenti. Dalam melaksanakan konsep bahagia ini, memang agak sulit untuk direalisasikan. Karena memang PERJUANGAN (dalam mencapai kebahagiaan) adalah PELAKSANAAN KATA-KATA (WS Rendra).

Walau ditimpa berbagai macam parahnya ujian kehidupan ini. Jikalau kita mengenal Allah maka kita akan merasa bahwa kita akan mendapati kebahagiaan itu. Karena kita qonaah (baca : menerima) terhadap segala iradah Allah SWT. Seperti halnya orang miskin yang banyak bahagia, karena mereka memang menerima dan tidak mengeluh dengan keadaan mereka. Karena kata Rasulullah SAW orang yang beriman apabila diberi nikmat ia bersyukur, dan bila ia diberi ujian maka ia bersabar.

Sungguh didalam hati saya pun, berat rasanya mencapai kebahagiaan itu. Mungkin sedikit tulisan ini agar dapat bermanfaat dan memacu saya untuk dapat meraih rasa bahagia tersebut. Maka sekarang mungkin saya akan sedikit mencoba bertanya kepada anda sekalian. APAKAH ANDA BAHAGIA?.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s