Parasetamol bisa merusak Paru-paru

Posted: Desember 21, 2010 in artikel

Assalam’alaikum

alhamdulillah segala puji hanya milik Allah, shalawat teriring salam kita curahkan kepada qudwah kita nabi besar muhammad SAW….ikhwah fillah banyak hal yang memang perlu di bahas dalam dunia kesehatan ini…….karena dunia kesehatan sudah menjadi barang yang melekat dalam diri tiap manusia dalam beraktifitas namun sangat di sayangkan jika sesuatu yang baik ini berubah menjadi kedzaliman, pembodohan, kerusakan dan lain sebagainnya….

sedikit info mengenai parasetamol semoga bermanfaat…..

Parasetamol memang sangat manjur untuk menghilangkan rasa sakit kepala,

pusing atau demam. Tapi, dibalik keampuhannya tersebut, ternyata menyimpan bahaya yang

cukup besar yakni dapat menurunkan fungsi paru-paru.

Hampir setiap obat sakit kepala dan demam yang dijual secara bebas pasti mengandung

parasetamol, hanya saja kadarnya yang berbeda. Memang diakui, parasetamol terbukti sangat

efektif untuk menghilang rasa nyeri dalam waktu singkat.

Meski demikian, jangan gunakan obat ini secara rutin. Apalagi bagi penderita penyakit asma

dan penyakit paru obstruktif menahun atau chronic obstructive pulmonary disease (COPD).

Karena, bila obat ini digunakan setiap hari, dapat menyebabkan penurunan fungsi paru-paru.

Hasil ini berdasarkan data survei yang dikumpulkan oleh ‘Third National Health and Nutrition

Examination Survey’ dari tahun 1988-1994 pada sekitar 13.500 orang dewasa di Amerika

Serikat. Mereka semua memberikan informasi akan obat yang dipakai yaitu Aspirin

Parasetamol dan Ibuprofen.

Dari data survey ini terlihat bahwa mereka yang menggunakan obat Parasetamol, mengalami

resiko untuk menderita Asma dan COPD yang lebih tinggi. Dan pada penggunaan Parasetamol

rutin setiap hari atau penggunaan lebih besar, dihubungkan dengan terjadi penurunan dari

fungsi paru. Sedang pada obat Aspirin dan Ibuprofen, tidak terlihat adanya gangguan dari

paru.

Penelitian yang dilakukan pada hewan, dosis tinggi dari Parasetamol akan menurunkan kadar

dari salah satu antioksidan yang penting, yaitu Glutathion, yang ada pada jaringan paru. Jadi,

kemungkinan gangguan paru yang terjadi akibat pemakaian rutin Parasetamol disebabkan

karena terjadi penurunan Glutathion, yang menyebabkan peningkatan resiko dari kerusakan

jaringan paru dan peningkatan dari penyakit pernafasan. Penelitian ini mendukung penelitian

sebelumnya, yang menyatakan bahwa penggunaan Parasetamol dapat meningkatkan resiko

yang berat bagi penderita asma.

Bahaya Parasetamol atau yang disebut juga Asetaminofen, ternyata tidak hanya menyerang

paru-paru saja, termasuk juga ginjal bila digunakan dalam waktu yang lama. Kebiasaan

menggunakan Parasetamol, terutama bagi kaum wanita untuk menghilangkan nyeri seperti

pada saat haid, dinilai sangat membahayakan. Penelitian ini dilakukan terhadap 1.700 wanita

yang diteliti selama lebih dari 11 tahun, yang mengalami penurunan fungsi filtrasi ginjal

sebesar 30 persen. Dari penelitian terlihat bahwa wanita yang mengkonsumsi Parasetamol

sebanyak 1.500 – 9.000 butir selama hidupnya, berisiko untuk mengalami gangguan ginjal

sebesar 64 persen.

Sedangkan untuk mereka yang mengkonsumsi lebih dari 9.000 tablet, risiko ini meningkat

hingga dua kali lipat. Tapi penelitian ini tidak menunjukkan adanya hubungan antara

gangguan fungsi ginjal dengan Aspirin atau obat pereda nyeri/inflamasi lainnya seperti

golongan anti inflamasi non-steroid. Penelitian ini bukan untuk menghentikan penggunaan

Parasetamol. Tapi untuk berhati-hati dalam menggunakannya untuk jangka panjang. Selain

itu bagi para peneliti, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mendapatkan pengobatan lain

dalam mengatasi rasa nyeri, yang tidak berbahaya bila digunakan untuk waktu yang lama.

ikhwah fillah jika kita tau pengobatan Thibb An Nabawi….mungkin di dunia ini cukup pengobatan dengan habbatusaudah, madu, zaitun dll….dan yang utama Hijamah/bekam lah kalian….karena itu baik…..

Komentar
  1. abuanjeli mengatakan:

    Info yang bagus…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s